Pemuda Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Karangdadap, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

POLITIK & HUKUM 06 Jul 2026 07:48 2 min read 49 views By Andi Dayak

Share berita ini

Pemuda Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Karangdadap, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
Pekalongan, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pemuda di dalam rumahnya pada Minggu (5/7/2026) siang. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan luka sayatan serius di bagian leher.

PEKALONGAN | PROBER.MY.ID – Warga Desa Kebonsari, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pemuda di dalam rumahnya pada Minggu (5/7/2026) siang. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan luka sayatan serius di bagian leher yang diduga menjadi penyebab kematiannya.

 

Korban diketahui bernama Danial Faza (20). Jasadnya pertama kali ditemukan oleh kakak kandungnya di kamar mandi rumah dalam posisi terlentang. Saat ditemukan, tubuh korban telah bersimbah darah.

 

Hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian menunjukkan adanya luka sayatan cukup dalam di bagian leher dengan kedalaman sekitar lima sentimeter dan panjang sekitar dua belas sentimeter. Temuan tersebut menguatkan dugaan awal bahwa korban meninggal akibat tindak kekerasan.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum ditemukan meninggal dunia korban masih terlihat berada di teras rumah hingga larut malam bersama sejumlah orang yang diduga merupakan rekan-rekannya. Keterangan tersebut kini menjadi salah satu petunjuk yang sedang didalami penyidik untuk mengungkap kronologi peristiwa.

 

Kapolsek Karangdadap, AKP Sumianto, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, petugas segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan barang bukti.

 

"Benar, telah ditemukan seorang pemuda dalam keadaan meninggal dunia dengan luka sayatan di leher. Dugaan sementara korban meninggal akibat dibunuh. Kami masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari para saksi," ujar AKP Sumianto.

 

Untuk kepentingan penyelidikan, jenazah korban dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Kraton guna menjalani autopsi. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian sekaligus melengkapi alat bukti dalam proses penyidikan.

 

Selain melakukan olah TKP, polisi juga meminta keterangan dari keluarga korban dan sejumlah saksi yang diduga mengetahui aktivitas korban sebelum kejadian. Hasil autopsi dan pemeriksaan saksi diharapkan dapat memperjelas kronologi serta mengungkap pihak yang bertanggung jawab apabila terbukti terjadi tindak pidana.

 

Hingga berita ini diturunkan, Unit Reskrim Polsek Karangdadap bersama Satreskrim Polres Pekalongan masih melakukan penyelidikan intensif. Aparat belum menyampaikan kesimpulan mengenai motif maupun pelaku karena proses penyidikan masih berlangsung.

 

Polisi mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Warga yang mengetahui informasi terkait peristiwa tersebut diminta segera melaporkannya kepada pihak kepolisian untuk membantu proses pengungkapan kasus.

PROBER

Recent Articles

Popular Articles