Pamit Petik Durian, Warkuat Ditemukan Meninggal di Bawah Pohon

KABAR UMUM 24 Aug 2026 08:59 2 min read 30 views By M. Saifudin

Share berita ini

Pamit Petik Durian, Warkuat Ditemukan Meninggal di Bawah Pohon
Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di bawah pohon durian yang diperkirakan memiliki ketinggian sekitar enam meter.

PROBER I PEKALONGAN  — Warga Desa Lolong, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, digegerkan dengan penemuan seorang petani yang meninggal dunia di kebun durian, Sabtu (22/8/2026) malam.

 

Korban diketahui bernama Warkuat alias Wahidun (55), warga Desa Lolong. Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di bawah pohon durian yang diperkirakan memiliki ketinggian sekitar enam meter.

 

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si melalui Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan Iptu Suwarti, S.H. mengatakan, peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 20.00 WIB setelah pihaknya menerima laporan dari Kepala Desa Lolong.

 

Sebelumnya, korban berpamitan kepada keluarga untuk pergi memetik durian sekitar pukul 15.30 WIB. Namun hingga pukul 18.00 WIB, korban belum juga kembali ke rumah.

 

Dua warga, Sujarno (59) dan Taryali (57), kemudian berinisiatif mencari korban ke kebun durian. Sekitar pukul 19.15 WIB, keduanya menemukan Warkuat sudah dalam keadaan meninggal dunia di bawah pohon durian.

 

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Kepala Desa Lolong, Solehudin, yang selanjutnya meneruskan informasi kepada Polsek Karanganyar, Polres Pekalongan.

 

Dari pemeriksaan awal di lokasi, korban ditemukan mengenakan kaos merah dan celana pendek hitam dalam posisi telungkup. Petugas juga menemukan luka pada kaki kanan serta lebam di sekitar wajah.

 

Berdasarkan kondisi tempat kejadian perkara (TKP), korban diduga terjatuh dari pohon durian setinggi sekitar enam meter.

 

“Dari hasil olah TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun unsur pidana. Dugaan sementara korban meninggal akibat terjatuh dari pohon durian,” jelas Iptu Suwarti.

 

Setelah pemeriksaan di lokasi selesai, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

 

Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah kecelakaan dan tidak menghendaki dilakukan autopsi.

 

“Pihak keluarga menerima bahwa kejadian tersebut merupakan kecelakaan dan tidak menghendaki dilakukan autopsi,” pungkasnya.

PROBER

Recent Articles

Popular Articles